Arsip Kategori: Uncategorized

Fenomena perkembangan dunia futsal di kota Gresik benar2 sangat marak, dibuktikan dengan padatnya jadwal sewa yang sebenarnya jauh lebih mahal daripada kota Surabaya sekalipun, bayangkan untuk biaya sewa lapangan futsal dikota Surabaya masih pada kisaran Rp.60.000 hingga Rp.90.000 dan itupun sudah sangat berkualitas,baik dari segi gedung maupun dari Rumput Sintetis yang digunakan , sedangkan di kota Gresik biaya sewa perjam masih bertahan antara Rp. 150.000 hingga Rp.180.000 , hebatnya Di Gresik masih laku bak pesanan kacang goreng saja terutama pada saat jam favorit ,entah karena hanya ada satu sarana yang bisa di sewa saja( tidak adanya saingan binis di bidang ini) atau karena masyarakat Gresik suka sesuatu yang “mahal”

Fenomena ini ternyata direspon oleh beberapa developer yang ada di kota Gresik, tercatatat ada beberapa developer “kota” yang memberanikan diri menawarkan “lapangan futsal” sebagai fasilitas umum di perumahan yang sedang mereka bangun.

Tentunya hal ini diyakini akan berdampak positif bagi calon pengguna perumahan tersebut , selain harga jual yang bisa lebih meningkat bahkan perumahan itu dengan sendirinya naik “kasta” dan dipandang sebagai kawasan idola bagi masyarakat Gresik,

Dilihat dari segi positifnya ,kompetisi harga akan mengalami persaingan (harga sewa diharapkan tidak selangit seperti yang terjadi sekarang ini) dan gibol Futsal Gresik akan mempunyai banyak pilihan, sayangnya Pemerintah Kabupaten belum ada niatan membikin Sarana Futsal sebagai tempat hiburan alternatif dan pengembangan prestasi masyarakatnya.

Bisa dibayangkan apabila Pemerintah membikin beberapa sarana futsal dan biaya yang masuk untuk membiayai persepak bolaan Gresik ( GRESIK UNITED), penulis yakin dengan teori matematika macam manapun, melihat fenomena futsal yang ada di Gresik, Bisnis Lapangan Futsal adalah Bisnis yang paling menjanjikan dan bukanlah Bisnis yang merugikan,secara otomatis bisa membantu pembiayaan Team sepakbola kebanggaan kota tanpa mengais dan menangis lagi,coba hitung apabila PEMKAB langsung membangun Sarana Lapangan Futsal di 4 arah mata angin , Kota , Sidayu, Daerah Cerme dan Driyorejo..hitung saja sendiri..(sesuai info rekanan kami.untuk BEP lapangan Futsal paling lama adalah 3 tahun !!!!)

Selamat Berpromosi dengan “lapangan Futsal” bagi Developer Gresik yang ternyata lebih dulu berani bersikap dalam menanggapi fenomena luar bisa ini.semoga semua itu berbanding lurus dengan apa yang diinginkan masyarakat Gibol Futsal Gresik, Biaya murah untuk mencari Hiburan dan Prestasi.(pet)

*Barcer (Barang Tercecer jamah haji)
Sumber: Depag,
Akibat selalu mendapatkan tegoran dari pihak otorita bandara King Abdul Azis, Daker Jeddah harus bekerja ekstra setiap harinya, mereka mendapatkan tugas tambahan baru berupa membersihkan barang tercecer (Barcer) milik Jemaah Haji yang selalu bertumpukan di bandara.

Barcer tersebut diangkut keluar Bandara dan ditempatkan di gudang Ali Madroi dan Kantor Tehnis Urusan Haji,” kita angkut keluar karena dapat tegoran,” ungkap Kadaker Jeddah Subakin Abdul Mutallib.

Kadaker Jeddah Subakin Abdul Mutallib di sela sela pembersihan barcer mengungkapkan, pihaknya selalu mendapatkan tegoran dari otorita bandara jika lebih dari 24 jam tumpukan barcer tidak segera dipindahkan, karena tumpukan barcer tersebut akan merusak memandangan dan keindahan Bandara Haji King Abdul Aziz.

Untuk itu jelas Subakin Abdul Mutallib ia telah menyiapkan kendaraan truk pengangkut barcer yang standby 24 jam,” udah saya siapkan kendaraan truk pengangkut barcer yang siap 24 jam di bandara ,” ungkapnya.

Yang memprihatinkan Kadaker Jeddah ini, barang tercecer milik jemaah haji yang terkenak swiping rata rata barang yang kurang berharga seperti mainan, buah, makanan kaleng dan barang kebutuhan dapur yang banyak di temui di Tanah Air .

Untuk itu ia berharap kepada jemaah Haji Indonesia lebih disiplin dalam membawah barang oleh oleh kepada keluarga di tanah air, jika di perkirakan melebihi ketentuan penerbangan tas bagasi hanya 32 kilogram, sedianya barang oleh oleh tersebut dikirim via kargo yang perkilogramnya hanya di kenai 5 sampai 8 real Arab saudi. (Yusridarto)